Baca juga
CARA AMAN MENERIMA PAKET SAAT PANDEMI
TIPS PADU PADAN BAJU ANAK AGAR SI KECIL TAMPIL STYLISH
TIPS CARA MENABUNG DENGAN BENAR MENURUT PAKAR KEUANGAN
MANFAAT BERBUKA PUASA DENGAN KURMA DAN AIR PUTIH
Salah satu gejala sembelit pada anak-anak atay balita adalah pada saat buang air besar terasa sakit karena kotoran terlalu keras. Bentuk tinja yang keras bisa di sebabkan karena terlalu sedikit mengkonsumsi cairan, kurang mengkonsumsi makanan berserat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran hijau. Penyakit sembelit ini memang tidak terlalu berbahaya, namun demikian tetap harus mendapatkan penanganan secara cepat. Bila menjadi kronos, sembelit bisa menyebabkan adanya darah saat buang air besat lantaran dinding anus yang robek atau terkoyak oleh kerasnya tinja saat dikeluarkan.
Faktor Penyebab
Makanan dan pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu penyebab terjadinya sembelit pada anak. Karena makanan yang di konsumsi anak tersebut mengandung jumlah cairan dan serat yang tidak cukup seperti dari buah-buahan, sayur-mayur, dan padi-padian). Kekurangan cairan dan serat yang menjadi penyebab kotoran menjadi keras dan sulit untuk dikeluarkan.
Selain itu kecendrungan sebagian anak untuk menunda waktu buah air besar sekalipun secara reflek ia sudah merasakannya bisa menjadi salah satu penyebab sembelit. Atau dengan kata lain anak menolak impuls normal untuk buah air besat dan sengaja menahan tinja. Padahal kotoran yang sudah waktunya dikelurkan bila terus menerus ditahan bisa menyebabkan ketidak nyamanan pada perut, rasa sakit pada dubur waktu buang air besar, atau keduanya.
Perawatan dan Pengobatan
Untuk perawatan dan pengobatan sembelit pada anak bisa dilakukan dengan beberapa cara, sebagai berikut: